Bandung
Typography

Istilah UMK Padat Karya yang sempat menghilang, kini bakal diadakan kembali.

Menurut Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, tanpa adanya UMK khusus padat karya membuat pengusaha padat karya terbebani.
“Dampaknya, pengusaha padat karya itu menyesuaikan dengan kenaikan UMK, bukan UMK padat karya. Karena naiknya jadi 30 persen, teriaklah para pengusaha itu,” ujar Aher, sapaan Ahmad Heryawan di Gedung Pakuan, Bandung, Kamis (13/7/2017).
UMK khusus padat karya yang akan diatur kembali adalah UMK khusus industri garmen.
Aher mengatakan, untuk memenuhi rasa keadilan bagi pengusaha garmen tersebut, ia akan membuat Peraturan Gubernur mengenai UMK khusus industri garmen.
“Tadi kita menyelesaikan itu di depan Wapres. Kami akan membuat Pergub baru untuk keempat daerah di Jawa Barat. Atas nama keadilan dan kemaslahatan masyarakat, payung hukumnya bakal menyesuaikan. Kami akan sesuaikan upah tersebut dengan tahun lalu,” kata Aher.
Peraturan baru itu akan berlaku di Purwakarta, Bekasi, Depok, dan Bogor.
Selain untuk memenuhi rasa keadilan, menurut Aher, peraturan ini diberlakukan untuk menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diprediksi tahun lalu jumlahnya mencapai 100 ribu orang.

 

Sumber : Tribun Jabar