Semarang
Typography

Kecelakaan karambol di jalan tol yang melintasi wilayah Kabupaten Semarang menewaskan Kepala Disdukcapil Kota Salatiga.

Mobil Toyota Rush berpelat merah dengan nomor H 27 AB yang ditumpangi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Salatiga Bustanul Arifin terlibat kecelakaan di ruas tol Ungaran-Bawen Km 25,4, Desa Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (12/7/2017) malam. Empat kendaraan terlibat dalam tabrakan karambol tersebut.

Nahas, kecelakaan karambol di Kabupaten Semarang itu menelan satu korban tewas yang tak lain adalah Bustanul Arifin. Informasi meninggalnya Bustanul dikonfirmasi beberapa kerbatnya di media sosial Facebook yang ramai melontarkan ucapan duka. “Selamat jalan kawan baik, pak Bustanul, Kepala Disdukcapil Salatiga. Beliau meninggal dalam kecelakaan di Bawen malam ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, amin,” tulis pengguna akun Facebook Guruh Cahyono.

Kecelakaan karambol di Kabupaten Semarang itu juga ramai dibicarakan netizen di beberapa grup Facebook. Dari foto kecelakaan di tol Solo-Semarang yang ramai diunggah netizen, memang terdapat satu foto pelat nomor merah H 27 B yang tak lain adalah pelat nomor Toyota Rush, kendaraan dinas Kepala Disdukcapil Kota Salatiga.

Dikabarkan Semarangpos.com sebelumnya, kecelakaan karambol di ruas tol Bawen-Semarang itu melibatkan bus Rosalia Indah berpelat nomor AD 1602 AU, Toyota Rush berpelat nomor H 27 B, Toyota Alphard bernomor polisi H 1 LG, dan Isuzu Panther berpelat nomor AD 8981 IP. Seluruh korban kecelakaan, baik luka maupun tewas telah dievakuasi ke Rumah Sakuit Umum Daerah (RSUD) Ungaran.

Meski Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Semarang AKP Dwi Nugroho mengaku belum mengetahui penyebab kecelakaan, sejumlah netizen di media sosial Facebook menjelaskan kecelakaan tersebut diakibatkan dari salah satu kendaraan yang mengalami pecah ban. Namun kendaraan yang mengalami pecah ban dan mengakibatkan kecelakaan di salah satu ruas jalan tol Semarang-Solo itu belum diketahui secara pasti.

 

Sumber : Solopos