Semarang
Typography

Semarang - Penutupan Resosialisasi Argorejo atau Lokalisasi Sunan Kuning (SK) masih harus menyesuaikan sejumlah kondisi. Salah satunya terkait anggaran yang disiapkan.

Harus ada beberapa tahap terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2019 yang sudah diserahkan ke Gubernur Jateng untuk dievaluasi.

"Evaluasi dari Pak Gubernur kalau sudah sampai di Pemkot, dibahas anggota dewan yang baru. Insyaallah penutupan akhir Agustus," kata Hendi di Balai Kota Semarang, Rabu (14/8/2019).

Anggaran tersebut salah satunya juga terkait tali asih untuk para pekerja. Sejak hari Senin (12/8) lalu bank Jateng sudah mendatangi Lokalisasi Sunan Kuning untuk jemput bola membuatkan rekening.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi atau akrab disapa Hendi, mengatakan lokalisasi itu direncanakan ditutup 15 Agustus 2019 namun diperkirakan mundur sampai akhir Agustus.

Sementara itu Hendi menyebut penutupan Sunan Kuning memang diwarnai pro dan kontra, sehingga harus berhati-hati agar tidak menjadi polemik. Hendi menegaskan Dinas Sosial dan Satpol PP harus terus memberikan pelatihan agar para pekerja bisa mentas dengan bekal keterampilan yang cukup.

"Pascapenutupan dibuat jadi tempat yang lebih bersahabat buat masyarakat. Kampung tematik, UMKM dengan support Kredit Wibawa, pelatihan, sehingga mandiri tanpa usaha-usaha yang sifatnya masuk prostotusi," jelasnya.