Sains
Typography

Flamingo adalah sejenis aves atau burung yang hidup di habitat danau, rawa, dan lahan basah. Makanan utama mereka adalah ganggang, larva serangga, dan kurstasea kecil, seperti udang dan moluska.

Bulu flamingo ketika dilahirkan pada dasarnya berwarna abu-abu. Namun, seiring pertambahan usia, bulu mereka berubah warna menjadi merah muda.

Mengapa itu bisa terjadi?

Dilansir dari Mental Floss, Senin (10/7), hal ini berkaitan dengan diet makanan burung tersebut. Kesukaan flamingo akan ganggang, kerang, dan udang yang mengandung pigmen oranye kemerahan menyebabkan perubahan warna tubuh flamingo.

Pigmen alami disebut karotenoid pada makanan-makanan flamingo bercampur bersama lemak, kemudian masuk ke bulu burung tersebut sehingga bulunya berubah menjadi kemerahan. Flamingo muda membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun sampai seluruh tubuhnya bewarna merah muda.

Karotenoid adalah pigmen yang menempel pada protein. Ketika melalui proses pembakaran dalam tubuh atau saat kondisi panas, maka akan menghasilkan warna kuning jingga atau oranye. Ini juga yang menjadi alasan mengapa udang berubah warna menjadi merah ketika dimasak.

Manusia juga bisa seperti flamingo jika mengonsumsi makanan berkarotenoid tinggi terus menerus, seperti wortel, mangga, dan aprikot. Tubuh manusia bisa terlihat lebih oranye.

 

Sumber : Republika